Tampilkan postingan dengan label Extra LH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Extra LH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Agustus 2009

Pembuatan Jamu Tradisional


Obat tradisional jenis ini merupakan akar dari pengembangan obat tradisional di Indonesia saat ini. Pada zaman dahulu, nenek moyang kita mempunyai kemampuan untuk menyediakan ramuan obat tradisional yang digunakan untuk keperluan keluarga. Cara ini kemudian terus dikembangkan oleh pemerintah dalam bentuk program TOGA.
Dengan adanya program TOGA diharapkan masyarakat mampu menyediakan baik bahan maupun sediaan jamu yang dapat dimanfaatkan dalam upaya menunjang kesehatan keluarga. Program TOGA lebih mengarah kepada self care untuk menjaga kesehatan anggota keluarga serta penaganan penyakit ringan yang dialami oleh anggota keluarga.

Porgram TOGA bertujuan untuk menyediakan obat dalam rangka penaganan kesehatan sendiri. Dengan kemampuan pengetahuan serta pendidikan masyarakat yang bervariasi, program ini mengajarkan pengetahuan peracikan jamu serta penggunannya secara sederhana tetapi aman untuk dikonsumsi. Sumber tanaman diharapkan disediakan oleh masyarakat sendiri, baik secara individu, keluarga, maupun kolektif dalam suatu lingkungan masyarakat.
Pembuatan Jamu Tradisional dilakukan oleh kelas XI IA 2. Dibawah bimbingan Ibu Anung Pariani, S.Pd kelas dapat mengelola pemubuatan jamu tradisional dengan lancar.

Budidaya Adenium


Adenium adalah tanaman sukulen, yaitu tanaman yang memiliki batang yang tidak berkayu. Semua sel dalam batang adenium adalah sel hidup atau meristematik, dengan kandungan air yang sangat besar, yang juga sebagai cadangan untuk kehidupannya. Itulah mengapa, tanaman adenium mampu tumbuh di daerah yang sangat kering.
Biji adalah hasil penyerbukan antara bunga jantan dengan bunga betina, yang selanjutnya menghasilkan buah dan biji. Dalam satu buah yang normal (buah adenium biasa disebut sebagai seedpod), akan terdapat antara 50 sampai 100 biji adenium. Setelah matang, biji dapat ditanam untuk menghasilkan tanaman baru. Pembiakan dari biji, akan menghasilkan tanaman dengan umbi dan pangkal batang cepat besar, namun pembiakan ini menghasilkan anakan yang memiliki karakter/sifat yang lain dari induknya, sehingga tidak bisa diharapkan untuk mendapatkan keturunan yang identik.
Pembiakan tanpa kawin (setek, grafting, cangkok dan okulasi), adalah cara pembiakan yang akan menghasilkan tanaman yang sama persis secara genetik dengan induknya. Pembiakan dengan cara tersebut, biasa dilakukan orang untuk memperbanyak suatu varietas secara mudah dan cepat. Setek dan cangkok, adalah perbanyakan untuk secepatnya mendapatkan tanaman dengan tajuk yang lebat, tetapi cara ini tidak cepat menghasilkan caudex atau bonggol yang besar dan indah. Untuk menghasilkan tanaman adenium dengan caudex atau bonggol yang besar dan indah, serta menghasilkan tajuk yang identik dengan induknya, maka ditempuh dua cara perbanyakan, yaitu perbanyakan dari biji untuk menghasilkan tanaman dengan bonggol yang indah, dan selanjutnya dilakukan cara grafting untuk mendapatkan tajuk tanaman yang identik sifat atau karakteristiknya dengan induk yang dikehendaki.
Biji disemai untuk menghasilkan tanaman yang berbonggol indah.
Biji adalah hasil penyerbukan antara bunga jantan dengan bunga betina, yang selanjutnya menghasilkan buah dan biji. Dalam satu buah yang normal (buah adenium biasa disebut sebagai seedpod), akan terdapat antara 50 sampai 100 biji adenium. Setelah matang, biji dapat ditanam untuk menghasilkan tanaman baru. Pembiakan dari biji, akan menghasilkan tanaman dengan umbi dan pangkal batang cepat besar, namun pembiakan ini menghasilkan anakan yang memiliki karakter/sifat yang lain dari induknya, sehingga tidak bisa diharapkan untuk mendapatkan keturunan yang identik.
Pembiakan tanpa kawin (setek, grafting, cangkok dan okulasi), adalah cara pembiakan yang akan menghasilkan tanaman yang sama persis secara genetik dengan induknya. Pembiakan dengan cara tersebut, biasa dilakukan orang untuk memperbanyak suatu varietas secara mudah dan cepat. Setek dan cangkok, adalah perbanyakan untuk secepatnya mendapatkan tanaman dengan tajuk yang lebat, tetapi cara ini tidak cepat menghasilkan caudex atau bonggol yang besar dan indah. Untuk menghasilkan tanaman adenium dengan caudex atau bonggol yang besar dan indah, serta menghasilkan tajuk yang identik dengan induknya, maka ditempuh dua cara perbanyakan, yaitu perbanyakan dari biji untuk menghasilkan tanaman dengan bonggol yang indah, dan selanjutnya dilakukan cara grafting untuk mendapatkan tajuk tanaman yang identik sifat atau karakteristiknya dengan induk yang dikehendaki.Pemasarannya masih sebatas kalangan sekolah dan belum diberi label, hanya masih dalam pengemasan plastik Bahannya sederhana. Hanya kunyit, daun sinom, asam, dan gula. Tinggal masukkan dan rebus semuanya jadi satu.
Comments

Kamis, 06 Agustus 2009

Terapan PLH di Ekskul

Cinta lingkungan". . .ya. . .inilah yang tampak dalam performance siswa-siswa SMANSA Kraksaan. How not. . .?? Ekstra wajibnya aja berbau lingkungan hidup. Secara akademis PLH wajib diikuti oleh kelas X dan XI, malahan nilai PLH ini masuk di rapor dan dapat menentukan kita naik kelas yang lebih tinggi atau tidak. hal ini sesuai dengan sekolah kami yaitu berbasis IMTAQ berwawasan IPTEk, BUDAYA dan LINGKUNGAN HIDUP.
Sobat tentunya sudah pada tau apa yang dimaksud dengan ekstra wajib?? jangan ngomong anak sekolahan kalau sobat tidak tahu..... Di sekolah kami ekstra ini di laksanakan setiap hari senin, berarti pulangnya agak sorean, namun para siswa tetap enjoy aja mengikuti kegiatan ini, malahan tidak terasa kalau waktu PLH sudah berakhir.
Kegiatan PLH ini untuk mendukung program ADIWIYATA sekolah. Sekolah kami yang tercinta ini sudah masuk ke dalam jajaran sekolah adiwiyata. Tidak heran kan kalau di sekolah kita ini banyak kegiatan-kegiatan yang berbau lingkungan.
Sobat semua bisa nyebutin macam-macam kegiatan yang ada dalam yang ekstra PLH ini, yao tebak..apa... saja?? Tidak bisa menebak?? Kami informasikan sedikit ya....! Beternak lele, kelinci (masalah teori mahir sekali), manennya tunggu tanggal maennya, menanam bunga, dan menanam TOGA yang paling seru bila mbak jamu yang cantik-cantik ini dan pak jamu yang tampan-tampan sedang mengolah empon-empon menjadi jamu tradisional. Satu lagi yang menjadi rebutran Bapak/Ibu guru yaitu kompos. Kompos ini yang membuat adalah siswa-siswa sendiri, kwalitas tidak kala dengan produk lain.
Bisa bayangkan ya. . . betapa serunya, ramainya, meriahnya, hebohnya, pokoknya pokoknya. . . jika kegiatan ini berlangsung. Kita sungguh bangga dengan kegiatan-kegiatan semacam ini. Sebagai generasi peduli lingkungan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons